“Melampaui algoritma. Menghidupi gambar Allah.”
Di tengah dunia yang semakin dibentuk oleh algoritma, ada satu hal yang tidak boleh kita lupakan: kita bukan sekadar apa yang algoritma kenali tentang kita. Kita adalah manusia yang diciptakan menurut gambar Allah.
Dengan penuh syukur kepada Allah Tritunggal, pada Sabtu, 3 Oktober 2026, STT Amanat Agung menyelenggarakan Upacara Wisuda dan Perayaan Dies Natalis ke-29 di GKY Sunter, Jakarta. Orasi ilmiah dengan tema di atas disampaikan oleh Pdt. Hendro, S.Kom., D.Th. Sebanyak 55 wisudawan telah menutup satu tahap perjalanan dan bersiap melangkah menuju pelayanan berikutnya, di gereja maupun di masyarakat. Kami juga bersyukur atas kehadiran dan sambutan yang diberikan oleh Direktur Pendidikan Kristen Kementerian Agama RI, Bapak Dr. Suwarsono, S.PAK., M.M.
Wisuda bukan sekadar tentang sebuah gelar. Ini tentang bagaimana seseorang dibentuk secara utuh, dalam iman, pengetahuan, karakter, dan panggilan, untuk kemudian diutus menjadi berkat bagi gereja, bangsa, dan dunia.
Selamat kepada para wisudawan! Teruslah melangkah. Teruslah bertumbuh. Teruslah melayani.
Setelah 29 tahun, kami kembali bersyukur atas penyertaan Allah Tritunggal dan percaya bahwa perjalanan ini belum selesai.
![]() |
![]() |
|
![]() |
![]() |
|
![]() |
![]() |








STT Amanat Agung dan Badan Pengurus Harian Majelis Sinode Gereja Kristen Kalam Kudus bersepakat meresmikan kerja sama yang telah...
Program Sertifikat “Intermissio” Batch IV telah dilaksanakan pada 9–18 September 2026.
Sebanyak empat orang hamba Tuhan...
“Melampaui algoritma. Menghidupi gambar Allah.”
Di tengah dunia yang semakin dibentuk oleh algoritma, ada satu hal yang tidak...
Bagian Literatur STT Amanat Agung telah melakukan Pelatihan & Lokakarya Materi KTB Life Expedition kepada 198 guru dan fasilitator...
Selamat kepada Janice Theodora dan Yehezkiel Miracle sebagai Juara Kedua Tulisan Terpilih Konsultasi Nasional Mahasiswa Teologi...
VOX Youth Ministry 2026 menjadi momen bagi HelloGod untuk hadir kembali dengan berbagai fitur baru.
Selama perjalanannya, PSPPKM...
NGOPI BARENG: NGOBROL SEPUTAR TEOLOGI BARENG-BARENG
Apa jadinya kalau teologi dan etika dibicarakan dengan santai, relevan, dan...